How Can We Judge Someone, When They Also Have a Human Right Similar Like Us?
“How can we judge someone, when they also have a human right
similar like us?”
Okay, guys. Untuk mengawali tulisan-tulisan selanjutnya—yang mungkin akan
mengisi laman blog milikku, aku ingin bercerita tentang fenomena yang kerap
kali terjadi dalam media sosial—atau mungkin... media massa?
Jadi gini, aku sering banget main facebook, tau kan? Ituloh... salah satu situs jejaring sosial
terbesar di dunia yang dibuat oleh Mark Zuckenberg. Saking seringnya main salah
satu akun media sosial ini, lamat-lamat aku suka banget mengamati fenomena yang
terjadi dalam dunia sosial.
Dari kidz zaman now yang
aku sendiri ga tau siapa sih kidzzamannow
ini? Bcz, anak kuliahan bilangnya
anak SMA itu kidzzamannow. Lah anak
SMA juga bilang gitu ke anak SMP. Daaan... anak SMP bilang gitu juga ke anak
SD. So guys, tell me who is kidz zaman
now, and how can you know if they’re kidzzamannow.
Tapi... bukan fenomena ini yang pengen aku bagiin kepada
teman-teman sekalian. Ada lagi fenomena yang sejujurnya, menurut aku agak
nyeleneh banget untuk dibawa ke media sosial.
Yakni... anak-anak yang suka banget ngepost ss-an tentang
status, foto, atau apa aja dari orang lain, kemudian dibawa ke grup atau
status, kemudian captionnya gini, “wdyt, beb?”
Dan seketika lapak si doi dipenuhi dengan komentar-komentar
hangat seputar ss-an tersebut yang sejujurnya ga bermutu banget. Kamu tahu apa
isi dari komentarnya? Ga jauh-jauh dari yang namanya bullying.
C’mon, guys. Kita hidup di zaman yang serba ada, serba mudah, dan bebas. Bagi
kita yang tinggal di Indonesia, kita dijamin atas kebebasan berkespresi,
mengeluarkan pikiran dan pendapat, serta hak-hak lainnya tercantum dalam UUD
1945 Pasal 28, 28A-J. Anak-anak dapat pengamanan ekstra dari Undang-Undang. Sampai-sampai
fenomena guru mencubit muridnya jadi virlal, dan guru yang bersangkutan masuk bui hanya karena menghukum anak bandel—and I know, sekarang kita menyimpang.
Tapi pada intinya di sini aku pengen banget sampaikan ke
teman-teman, please gunain sosial media sesuai pada tempatnya. Jangan jadikan
media sosial, status, dan fitur lainnya untuk membuat viral suatu hal yang ga
penting.
Mungkin rasanya aneh kalau melihat pengguna media sosial yang
lain agak nyeleneh dari dirimu. But,
guys, itu hak mereka untuk mengekspresikan dirinya. Itu hak mereka. Daaan...
ga usah deh ngehabisin waktu berharga kamu untuk hal ga jelas gitu. Bcz, we’re the golden generation. Para putra-putri
bangsa yang akan mengharumkan nama Indonesia, melanjutkan tonggak estafet
pemerintahan Bangsa, dan membawa Indonesia ke masa yang lebih baik. Dan daripada
kita menghabiskan waktu untuk something
useless like that, akan lebih baik kita mempersiapkan diri untuk masa depan
yang lebih baik.
Go! Go! Indonesia! Mari maju ke masa yang lebih baik!
Komentar
Posting Komentar